Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, total anggaran yang dikucurkan tahun ini mencapai Rp55 triliun, yang akan dibayarkan seluruhnya sesuai aturan yang berlaku.
"Nah, komponen yang dibayarkan 100 persen penuh meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan, kinerja sesuai dengan regulasi yang berlaku," ujar Airlangga dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa 3 Maret 2026.
Menurutnya, nilai anggaran tahun ini meningkat 10 persen dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp49 triliun.
"Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp55 triliun dibandingkan tahun lalu. Ini meningkat, tahun lalu Rp49 triliun, naik 10 persen," jelasnya.
Rinciannya, Rp22,2 triliun dialokasikan untuk sekitar 2,4 juta ASN pusat serta TNI/Polri. Kemudian Rp20,2 triliun untuk 4,3 juta ASN daerah, serta Rp12,7 triliun bagi 3,8 juta pensiunan.
Airlangga menambahkan, pencairan THR juga sudah dimulai sejak 26 Februari 2026 dan dilakukan secara bertahap.
"Pencairan THR dimulai secara bertahap sejak 26 Februari yang lalu, minggu pertama, dan THR tersebut diberikan kepada PNS, CPNS, PPPK, Pejabat Negara, Prajurit TNI, Anggota Polri, Pensiunan PNS, Pensiunan Prajurit TNI Polri, hingga Pensiunan Pejabat Negara," tutupnya.
BERITA TERKAIT: