Wapres Gibran blusukan hingga ke Pasar Badung untuk memastikan bahan pokok aman menjelang bulan puasa dan Hari Raya Idulfitri.
Selain blusukan ke pasar, Wapres didampingi Gubernur Wayan Koster dan organisasi kemasyarakatan (Ormas) Rampai Nusantara juga memantau kebersihan pantai di Bali.
"Beliau adalah representasi pemimpin muda yang visioner, responsif, dan dekat dengan rakyat. Sesuai arahan ketum kami, kami akan terus memonitor sekaligus ikut serta dalam penanganan sampah di seluruh wilayah Bali," kata Ketua Rampai Nusantara Bali, Sudadi Murtadho dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 15 Februari 2026.
Ia menyebut kunjungan Wapres dalam meninjau langsung kondisi lapangan menunjukkan komitmen nyata pemerintah memastikan stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
"Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, memperkuat sektor pariwisata Bali, serta memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi," pungkasnya.
Masalah pengelolaan sampah di kawasan wisata Bali sebelumnya telah menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto. Dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, Senin, 2 Februari 2026 lalu, Prabowo mengaku mendapat keluhan dari seorang jenderal asal Korea bahwa kondisi Bali sudah kotor.
"Saya di Korea ketemu tokoh-tokoh, menteri-menteri, jenderal-jenderal, kadang-kadang ya tentara di manapun, dia enggak pakai basa-basi, bicaranya apa adanya. Dia ngomong ke saya, '
your excellency, I just came from Bali, oh Bali so dirty now, Bali not nice'. Ini harus kita atasi bersama," kata Prabowo saat itu.
BERITA TERKAIT: