Hal tersebut disampaikan Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad merespons seruan dukungan kader Gerindra kepada Presiden Prabowo dalam perayaan HUT ke-18 Gerindra.
Menurut Dasco, seruan 'Prabowo dua periode' hanya sebatas aspirasi dan doa. Sementara arah politik Gerindra ke depan masih bergantung pada keberhasilan pemerintahan saat ini.
"Ya itu kan namanya harapan dari masyarakat," kata Dasco di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Kamis, 6 Februari 2026.
Berbicara langkah ke depan, Dasco menyebut Gerindra akan melihat penilaian publik yang tentunya akan sangat dipengaruhi oleh capaian program pemerintah di periode pertama.
Sementara dinamika politik saat ini belum mengarah pada pembahasan kontestasi Pilpres 2029.
"Apa yang disampaikan itu kita anggap sebuah doa karena politik itu kan dinamis. Belum tahu, karena Pak Prabowo juga bilang ada keberhasilan di periode ini," lanjutnya.
"Masih jauh. Belum ada penataan konstelasi politik buat Pilpres 2029," pungkas Dasco.
Sikap Dasco ini muncul tak lama setelah Ketua Dewan Kehormatan Gerindra Ahmad Muzani memimpin langsung seruan dukungan dua periode untuk Prabowo dalam acara yang sama.
Saat dalam perayaan HUT Gerindra, Muzani memandu massa meneriakkan dukungan politik terbuka, termasuk seruan "dua periode", yang disambut antusias kader dan simpatisan.
BERITA TERKAIT: