Begitu disampaikan Chief Investment Officer Danantara, Pandu Patria Sjahrir pada Kamis, 15 Januari 2026.
"Memang dari awal tidak ingin menjadi alat siapapun atau menjadi dana kekayaan negara milik pihak tertentu," kata Pandu.
Menurut Pandu, untuk mencapai tujuan tersebut Danantara harus mampu mendefinisikan identitasnya secara jelas, termasuk memastikan imbal hasil bagi pemegang saham sekaligus menciptakan kekayaan lintas generasi.
"Kita harus menciptakan imbal hasil bagi para pemegang saham, harus juga menciptakan kekayaan lintas generasi. Untuk menciptakan dua hal itu, tentunya perlu proses yang jelas," ujarnya.
Ia menambahkan, aspek tata kelola dan dampak lingkungan juga menjadi perhatian utama, mengingat konsep "sovereign wealth fund" masih tergolong baru di Indonesia.
Pandu menekankan pentingnya komunikasi publik sejak awal untuk menjawab ekspektasi dan skeptisisme yang sama-sama tinggi terhadap Danantara.
BERITA TERKAIT: