Eddy Soeparno Bahas Kerjasama dengan Menteri Energi UEA

Komitmen Dukung Investasi Energi Terbarukan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Jumat, 16 Januari 2026, 18:51 WIB
Eddy Soeparno Bahas Kerjasama dengan Menteri Energi UEA
Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno dalam pertemuan dengan Menteri Energi dan Infrastruktur Uni Emirat Arab H.E Suhail Al Mazroui. (Foto: Tim Eddy Soeparno)
RMOL. Rangkaian acara Abu Dhabi Sustainability Week di Uni Emirat Arab mempertemukan stakeholders global di sektor sustainability, energi hingga perubahan iklim. 

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno hadir bersama Menko Pangan Zulkifli Hasan dalam agenda pertemuan dengan Menteri Energi dan Infrastruktur Uni Emirat Arab H.E Suhail Al Mazroui. 

Dalam kesempatan tersebut, Suhail menyampaikan bahwa proyek panel surya terapung yang dikembangkan Masdar di Cirata sudah berjalan lancar dan menjadi benchmark bagi Masdar untuk mengembangkan proyek energi terbarukan di Indonesia.

"Karena itu rencananya kami akan memperluas wilayah pengembangan energi terbarukan di wilayah perluasan Cirata dan juga di Jatigede. Semoga kerjasama Indonesia dan Uni Emirat Arab ini berjalan dengan lancar," kata Suhail dalam keterangan tertulis, Jumat 16 Januari 2026.

Soal rencana, Eddy Soeparno menyambut baik komitmen UEA dalam memperluas investasi di bidang energi terbarukan. 

Menurut Eddy, hal ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo untuk memperluas bauran energi terbarukan sebagai target mencapai Net Zero Emissions pada 2060 atau lebih cepat. 

"Selama ini kami juga berkomunikasi secara intens dengan Masdar dan berkolaborasi untuk mempermudah proses administrasi dan teknis dalam perluasan investasi ini," ungkap Eddy. 

Kepada Suhail, Eddy juga menyampaikan bahwa sebagai pimpinan MPR dirinya terus mendorong berbagai regulasi untuk mempermudah dan melancarkan investasi di bidang energi terbarukan dan sustainability atau keberlanjutan. 

"Saat ini kami dalam tahap finalisasi untuk RUU Energi Baru dan Terbarukan (RUU EBET) dan juga RUU Kelistrikan dan revisi UU Migas," tuturnya.

"Saya secara individu juga mendorong pengesahan RUU Pengelolaan Perubahan Iklim sebagai upaya mitigas dan adaptasi menghadapi dampak krisis iklim," pungkasnya.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA