Menurut laporan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, pertemuan tersebut membahas percepatan sejumlah proyek strategis nasional di sektor hilirisasi.
Salah satunya adalah perkembangan lima titik proyek hilirisasi yang dikelola Danantara dan direncanakan akan melakukan groundbreaking pada awal bulan depan.
“Perkembangan 5 titik proyek hilirisasi oleh Danantara yang akan melakukan groundbreaking diawal bulan depan,” demikian bunyi pernyataan Seskab dalam unggahan di akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet.
Selain itu, Rosan melaporkan bahwa program hilirisasi tersebut akan dilaksanakan di sejumlah provinsi di Indonesia dengan total nilai investasi mencapai 6 miliar dolar AS atau sekitar Rp100 triliun.
Pertemuan juga membahas perkembangan proyek Waste to Energy atau penertiban pengelolaan sampah ditujukan untuk mengurangi volume sampah terbuka sekaligus mengubahnya menjadi sumber energi yang memiliki nilai ekonomi.
"Perkembangan Projects Waste to Energy (Penertiban Pengelolaan Sampah) sehingga volume sampah terbuka tidak hanya berkurang namun akan sangat bermanfaat dari segi ekonomi," tandas Seskab.
BERITA TERKAIT: