"Saya belum dapat info (pemberhentian), kita tunggu saja pernyataan resmi dari DPP (Dewan Pimpinan Pusat) PPP. Hingga hari ini saya belum mendapat info," kata Sandi kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (27/3).
Sandi sendiri mengaku tengah fokus mengembalikan suara PPP, dengan mengambil langkah hukum di Mahkamah Konstitusi.
"Saya masih aktif bekerja, karena kami masih berjuang menambah jumlah suara melalui proses hukum di MK. Proses hukum tetap kita hormati, dan harapan PPP bisa tetap mewarnai kelanjutan pembangunan bangsa Indonesia tercinta," katanya.
Sebelumnya Wakil Ketua Umum PPP, Amir Uskara, mengatakan, Sandiaga akan mendapat tugas baru di partai.
"Mungkin nanti ada tugas baru yang diemban Pak Sandi," jelas Amir Uskara, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (22/3).
Bappilu yang saat ini dipimpin Sandiaga, kata Amir, dapat dibubarkan, karena bukan bagian dari struktur DPP PPP. Meski begitu Sandi tetap bagian dari kader partai.
Seperti diketahui, PPP menelan pil pahit setelah gagal mendapat kursi DPR pada Pemilu 2024.
BERITA TERKAIT: