Dimensy.id Mobile
Dimensy.id
Apollo Solar Panel

Kecipratan Efek Ekor Jas Cak Imin, Kursi PKB di DPR Meroket

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Minggu, 18 Februari 2024, 19:01 WIB
Kecipratan Efek Ekor Jas Cak Imin, Kursi PKB di DPR Meroket
Direktur Pileg DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal/Ist
rmol news logo Majunya Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai cawapres mendampingi Anies Baswedan ternyata memberikan efek ekor jas terhadap suara PKB.

"Dengan majunya beliau (Muhaimin Iskandar) juga dampak positif kenaikan suara PKB sangat signifikan," kata Direktur Pileg DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal, di markas PKB, Jalan Raden Saleh Raya, Jakarta Pusat, Minggu (18/2).

Berdasarkan tabulasi data nasional internal partai, perolehan suara PKB untuk DPR RI, naik signifikan dari Pileg 2019 ke Pileg 2024, yakni naik 6.007.425 suara (2,41 %) dari 13.570.097 (9,69 %) di Pileg 2019 menjadi 19.577.522 suara (12,1 %) di Pileg 2024.

Dijelaskan Cucun, kenaikan 23 kursi PKB terjadi di Jawa Timur dengan 3 kursi (Jatim II, Jatim VIII dan Jatim X), Jawa Barat dengan 5 kursi (Jabar I, Jabar II, Jabar IV, Jabar VI dan Jabar XI), Banten dengan 2 kursi (Banten I dan Banten II).

Kemudian Sumatera dengan 5 kursi (Sumbar I, Sumut I, Sumut III, Riau I, Sumsel I), Kalimantan dengan 2 kursi (Kaltim dan Kalteng), Sulawesi dengan 3 kursi (Sulteng, Sulbar, Sultra), NTB 1 kursi (NTB I), Maluku 1 kursi (Maluku Utara) dan Papua 1 kursi (Papua Selatan).

"Alhamdulillah dari existing 58 kursi yang sekarang di Senayan ini aman semuanya dan akan ada penambahan dari kenaikan jumlah suara ini menjadi 81 kursi," tukas Cucun.

Efek ekor jas secara sederhana dapat dipahami sebagai dampak berkelanjutan dari sebuah keputusan atau peristiwa tertentu.

Dalam hal ini, PKB mendapatkan keuntungan sebagai partai pengusung karena pasangan Amin (Anies-Muhaimin) mendapat nomor urut 1, atau sama seperti nomor urut PKB.rmol news logo article


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA