Dimensy.id Mobile
Dimensy.id
Apollo Solar Panel

Jatim Raih Predikat Provinsi Terbaik Penyelenggaraan Pemda

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/achmad-rizal-1'>ACHMAD RIZAL</a>
LAPORAN: ACHMAD RIZAL
  • Selasa, 30 Januari 2024, 09:02 WIB
Jatim Raih Predikat Provinsi Terbaik Penyelenggaraan Pemda
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa/RMOLJatim
rmol news logo Provinsi Jawa Timur mendapat predikat provinsi terbaik untuk penyelenggaraan pemerintahan daerah dari Kementerian Dalam Negeri RI, tertuang dalam Keputusan Mendagri No 100.2.1.7-6646 tertanggal 21 Desember 2023, disampaikan di hadapan semua pemerintahan daerah se-Indonesia, di Jakarta.

Berdasar hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) 2023 yang dilaksanakan tim Nasional EPPD pada 13-15 Juli 2023, Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Jawa Timur 2022 mendapat skor kinerja 3,6970, yang menempatkan Jatim di posisi pertama nasional, disusul Jawa Tengah dan DKI Jakarta.

Tak hanya itu, skor kinerja juga mengalami peningkatan 0,087 dibanding LPPD 2021, sebesar 3,61.

Kenaikan dipicu naiknya prosentase capaian kinerja IK makro terkait pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dan Capaian Kinerja Urusan Pemerintahan yang terdiri dari 24 urusan wajib, delapan urusan pilihan, dan fungsi penunjang urusan yang jadi kewenangan Jatim.

Atas prestasi itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov yang tersebar hingga seluruh pelosok Jatim.

"Alhamdulillah, Jawa Timur berhasil menjadi provinsi terbaik nasional dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Capaian ini merupakan buah dedikasi dan kerja keras kita semua," kata Gubernur Khofifah di Surabaya, dikutip dari Kantor Berita RMOLJatim, Selasa (30/1).

Prestasi itu juga bentuk keberhasilan Jatim yang mengusung program Nawa Bhakti Satya, yang berhasil menurunkan angka kemiskinan ekstrem sebesar 3,58 persen selama 3 tahun, rentang 2020-2023. Penurunannya bahkan melampaui rata-rata capaian nasional.

Dikatakan juga, penurunan angka TPT sebesar 0,25 dari 2021 sebesar 5,74 persen menjadi 5,49 persen di 2022, serta keberhasilan lain di bidang urusan layanan dasar dan non layanan dasar, juga turut menjadi faktor keberhasilan.

Gubernur Khofifah juga berpesan kepada seluruh ASN Pemprov Jatim agar tidak lengah dan menurunkan performa pelayanan kepada masyarakat. Ia berharap Nawa Bhakti Satya terus menjadi dasar setiap pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat.

"Prestasi ini juga buah manis dari berbagai terobosan dan inovasi dari 38 OPD. Dengan berpedoman pada semboyan IKI, saya harap seluruh ASN bisa mempertahankan bahkan meningkatkan capaian kinerja saat ini," tuturnya.

Di sisi lain, tiga kabupaten dan satu kota di Jawa Timur juga berhasil masuk dalam 10 besar capaian prestasi LPPD tertinggi nasional. Untuk kategori Kota, Kota Surabaya berhasil meraih peringkat pertama nasional, dengan skor kinerja sebesar 3,5866.

Sedang untuk kategori kabupaten, Banyuwangi menempati posisi pertama nasional dengan skor kinerja sebesar 3,8118, disusul Kabupaten Sidoarjo dengan skor 3,78 dan Kabupaten Bojonegoro dengan skor sebesar 3,5793.

Selain peringkat, berdasar nilai keseluruhan dan status, capaian kinerja LPPD Kab/Kota di Jatim meningkat, dibanding LPPD tahun sebelumnya. Tercatat 13 Kab/Kota asal Jatim memperoleh status berkinerja tinggi, 24 Kab/Kota berkinerja sedang, dan satu kabupaten berkinerja rendah untuk 2022.

Sementara, jika dibanding 2021, tercatat hanya tiga kabupaten berkinerja tinggi, 21 Kab/okta berkinerja sedang, dan 12 Kab/Kota berkinerja rendah, serta 2 kabupaten berkinerja sangat rendah.rmol news logo article
EDITOR: ACHMAD RIZAL

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA