Dimensy.id Mobile
Dimensy.id
Apollo Solar Panel

Kader Golkar: Gibran Belajar Banyak dari Jokowi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Rabu, 22 November 2023, 01:19 WIB
Kader Golkar: Gibran Belajar Banyak dari Jokowi
Capres-cawapres Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka/Ist
rmol news logo Pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka adalah simbiosis antara kebijaksanaan dan energi baru yang terpadu dengan sempurna. Potensi besar generasinya adalah mesin turbo jet Indonesia maju melaju lebih kencang.

"Oleh sebab itu, dibutuhkan sinergi antara kebijaksanaan dari pengalaman dan inovasi generasi muda," kata Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Deli Singgih melalui siaran persnya, Selasa (21/11).

Tidak hanya itu, menurut Deli, kepemimpinan Gibran tidak perlu diragukan lagi. Contohnya selama menjadi walikota Solo, Gibran melakukan banyak terobosan dan prestasi yang riil dirasakan rakyatnya.

"Seperti bagaimana mensejahterakan petani, mengembangkan UMKM Solo menjadi naik kelas, tumbuh pesatnya kreativitas dan inovasi ekonomi kreatif anak muda sehingga pengelolaan Kota Solo menjadi smart city dan semakin dikunjungi wisatawan karena kekuatan seni dan budayanya," kata Deli.

Selain itu, kata Deli, Gibran telah banyak memperbaiki infrastruktur transportasi menjadi bagus, lancar aman, dan nyaman. Bahkan akses jalan mudah hingga ke desa-desa termasuk elektrifikasi sudah merata.

Putra sulung Presiden Joko Widodo itu, lanjut Deli, juga lebih mengerti dan paham soal pemerintahan dibandingkan dirinya sebagai pengusaha.

"Tentu sebagai putra tertua, Mas Gibran juga banyak belajar cara mengelola rakyat dari sang bapak. Saya meyakini Mas Gibran selalu learning by doing dari Pak Jokowi," kata Deli.

Deli menambahkan, momentum Gibran mendampingi Prabowo sebagai cawapres adalah bagian komitmen menjadikan Indonesia siap menuju negara maju berpenghasilan tinggi dengan memanfaatkan bonus demografi.

"Kalau kita bisa tumbuh lebih cepat lagi, tumbuh dengan kisaran 7%, maka Indonesia akan bisa keluar dari middle income trap di 2038," demikian Deli. rmol news logo article


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA