Pertemuan Puan-JK jadi Koordinasi Awal Potensi Kerja Sama di Putaran Kedua

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/raiza-andini-1'>RAIZA ANDINI</a>
LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Selasa, 10 Oktober 2023, 11:10 WIB
Pertemuan Puan-JK jadi Koordinasi Awal Potensi Kerja Sama di Putaran Kedua
Pertemuan Ketua DPP PDIP Puan Maharani dengan politikus senior Partai Golkar Jusuf Kalla (JK)/RMOL
rmol news logo Pertemuan Ketua DPP PDIP Puan Maharani dengan politikus senior Partai Golkar Jusuf Kalla (JK) merupakan lobi-lobi awal kerja sama di putaran kedua Pilpres 2024.

Dosen Ilmu Politik dan International Studies Universitas Paramadina Ahmad Khoirul Umam menilai kemungkinan itu terjadi jika Prabowo Subianto meminang putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka menjadi cawapres, dan Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan gugatan uji materi UU 7/2017 tentang Pemilu mengenai batas usia capres dan cawapres.

"Di tataran Pilpres, pasangan Prabowo-Gibran akan mengonsolidasikan semua musuh-musuh politik Jokowi untuk bersatu, termasuk PDIP," kata Khoirul Umam kepada wartawan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/10).

Khoirul Umam memprediksi, pertemuan antara Puan dan Jusuf Kalla beberapa waktu lalu, salah satu agendanya untuk menyatukan kekuataan di 2024. Hal ini dilakukan jika Prabowo benar-benar mengusung Gibran.

Pasalnya, Jokowi dianggap telah lupa diri dengan PDIP dan terlalu ambisius dengan tidak ingin meninggalkan dua periode kekuasaannya.

"Di sinilah, pertemuan Puan Maharani dan Jusuf Kalla menemukan urgensi dan revelansinya, sebagai koordinasi awal untuk membuka kemungkinan kerja sama politik di putaran kedua Pilpres 2024 mendatang, jika Jokowi dianggap betul-betul sudah “berulah” dan “lupa diri” dengan amanah kekuasaan yang dipegang saat ini," tutup Khoirul Umam.rmol news logo article





Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA