"Karena Putin dan Zelensky tidak hadir. Malah ada rudal nyasar ke Polandia. Dan itu mudah dibaca sebagai provokasi. Kedatangan Jokowi temui Putin dan Zelensky beberapa waktu lalu untuk antar undangan sebagai presidensi G20 gagal. Gagal hadirkan Putin dan Zalensky. Padahal sudah habiskan anggaran yang besar termasuk perhelatan G20 yang abiskan anggaran negara ratusan miliar," ujar Muslim kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (17/11).
Muslim menilai, Jokowi tidak berhasil menyerukan dunia pada isu perdamaian karena meskipun sebagai presidensi G20, Jokowi tidak dianggap oleh dunia.
"Sebagai presidensi G20 Jokowi tidak dianggap. Tidak ada manfaat posisi presidensi Indonesia di G20. Malah pertemuan G20 Bali malah bisa memicu konflik dan perang lebih besar lagi. Bisa menyeret perang dunia. Dan situ Jokowi gagal total," kata Muslim.
Bahkan, Muslim menganggap bahwa rakyat semakin menderita dengan adanya KTT G20 di Bali. Dikarenakan, merugikan keuangan negara ratusan miliar rupiah, namun rakyat tidak mendapatkan manfaat apa-apa.
"Utang semakin numpuk, ekonomi semakin sulit, kehidupan rakyat semakin menderita, nama Indonesia semakin tidak dianggap dan diperhitungkan," pungkas Muslim.
BERITA TERKAIT: