“Pernyataan Presiden Jokowi sangat
clear sinyal dukungan bagi Pak Airlangga untuk maju sebagai capres dalam Pilpres 2024 nanti. Hal itu merupakan pernyataan objektif sekaligus rasional dan politis," kata Jurubicara Gerakan BerkAH, Ikhwanul kepada wartawan, Senin (24/10).
Dikatakan objektif karena sebagai Menko Perekonomian, Airlangga cukup berhasil menjalankan tugas dari Presiden Jokowi dalam menghadapi situasi pandemi dan krisis sosial-ekonomi yang diakibatkan oleh Covid-19.
"Sebagai Ketum Golkar, Pak Airlangga juga mampu membangun kolaborasi politik dengan berbagai kekuatan untuk mewujudkan situasi stabil dan kondusif," sambung Ikhwanul.
Pernyataan presiden yang menyebut Airlangga memiliki jam terbang tinggi dinilai bukan hanya sebagai pengakuan terhadap kinerja dan kapasitasnya sebagai Menko Perekonomian.
Namun bagi BerkAH, ada arti lebih luas sebagai pernyataan politik yang realistis terkait kepentingan kepemimpinan nasional dalam merespons situasi ekonomi politik global ke depan. Pernyataan Jokowi juga relevan dengan tantangan Indonesia dan dunia ke depan dalam mengatasi berbagai persoalan sosial ekonomi dan politik.
“Sosok Pak Airlangga yang tenang, bisa diterima oleh berbagai pihak dan memiliki kompetensi memperkuat kepercayaan publik dan dunia usaha terhadap kemampuan pemerintah," tegasnya.
Secara kalkulasi politik, pernyataan Jokowi juga mencerminkan pernyataan negarawan. Hal ini mengingat Airlangga merupakan Ketua Umum Partai Golkar yang merupakan partai besar, teruji dan memiliki basis sosial politik yang kokoh di Indonesia.
“Sebagai relawan pendukung Pak Airlangga, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Presiden Jokowi atas sinyal dukungan terhadap kepemimpinan Pak Airlangga," tandasnya.
BERITA TERKAIT: