Saat memberi arahan, Puan mengajak para kader untuk semangat berjuang memenangkan PDIP kembali di Pemilu.
Kedatangan Puan di Kantor DPC PDIP Tapanuli Utara, Kamis (1/9), disambut sekitar 2 ribu kader yang antusias mendengarkan arahannya. Hadir pula kepala-kepala daerah di Sumut yang berasal dari PDIP.
Ketua DPC PDIP Tapanuli Utara yang juga Bupati Taput, Nikson Nababan memimpin yel-yel kader saat menyambut Puan.
“Puan presiden, Puan presiden,†teriak para kader.
Di hadapan kader, Puan menyatakan bahwa kehadirannya adalah tugas dari Ketua umum Megawati Soekarnoputri untuk memberi arahan kepada kader PDIP.
Puan mendapat tugas dari partai untuk berkeliling melakukan konsolidasi dengan struktur dan kader PDIP di berbagai daerah.
“Maka itu sekarang saya datang ke Tapanuli Utara. Saya mendarat di bandara Silangit seperti Presiden Soekarno dulu mendarat di situ sekitar tahun 1950-an,†kata Puan.
“Bahkan Bung Karno sangat terkesan dengan kunjungannya ke Tapanuli Utara, sampai-sampai pesawat kepresiden pertama Republik Indonesia oleh beliau diberi nama Dolok Martimbang yang diambil dari nama bukit di sini,†imbuh perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.
Puan pun meminta kader partai untuk tidak melupakan sejarah atau Jas Merah (Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah). Apalagi di Tapanuli Utara, Bung Karno pernah menyerukan semangat kemerdekaan Indonesia.
“Sekarang PDI Perjuangan di Tapanuli Utara harus menggelorakan semangat Bung Karno itu. Ingatkan masyarakat Tapanuli Utara bahwa PDI Perjuangan adalah anak-anak ideologis Bung Karno, penerus perjuangan Bung Karno yang cinta dengan Tapanuli Utara,†tutur Puan.
Cucu Bung Karno itu kemudian menyinggung soal hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP sebagai wujud konsolidasi partai untuk penguatan perjuangan ideologis dan pemenangan Pemilu 2024.
Puan menambahkan, dalam Rakernas lalu juga dilakukan evaluasi atas seluruh strategi, program, dan konsolidasi Partai pasca Kongres V tahun 2019.
“Saya meminta agar segenap Kader PDI Perjuangan di Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten Tapanuli Utara untuk benar-benar mempelajari rekomendasi yang disampaikan di Rakernas kita beberapa waktu lalu,†pesannya.
Salah satu rekomendasi dari Rakernas kemarin adalah terkait Capres dan Cawapres 2024. Rakernas II PDIP menegaskan bahwa penetapan pasangan calon presiden dan wakil presiden yang akan diusung oleh PDIP pada Pemilu 2024 harus berdasakan keputusan Kongres V Partai, AD/ART Partai, dan tradisi demokrasi Partai yang merupakan hak prerogatif Ketum PDIP.
“Siap jalankan perintah Partai!!? Siap tegak lurus!!? Jadi kita serahkan ke Ibu Megawati tentang Capres, kita tegak lurus keputusan ibu ketua umum, bahwa kita akan memiliki Capres yang sudah berbuat dan berdarah untuk PDI Perjuangan,†tegas Puan.
BERITA TERKAIT: