Gerakan relawan ini mengajak kaum muda dan masyarakat yang kritis untuk berbicara benar dalam mendukung pemimpin seperti Erick Thohir di pemilihan presiden (Pilpres) pada 2024.
“Baik katakan baik, kurang baik katakan kurang baik. Ini sebuah platfrom baru dalam berkampanye mendukung Erick sebagai wakil kaum muda dan generasi kreatif," kata penggagas Bibir, Yulius Ari Anggoro dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/3).
Ari mengurai, dari sekian banyak sosok yang mulai ditampilkan menjelang Pilpres 2024, Menteri BUMN itu menjadi kandidat yang patut diperhitungkan. Selain muda, kinerja Menteri BUMn juga sudah terbukti bersih.
"Menteri BUMN ctranya bersih dan tegas membasmi ‘tikus-tikus’ BUMN. Salah satunya ketika beliau membongkar skandal korupsi Rp 39,59 triliun di Jiwasraya dan Asabri, yang sebelumnya tak tersentuh hukum," tutur Yulius.
Selian itu, prinsip AKHLAK yang digagas Erick untuk diterapkan pada semua perusahaan plat merah juga langkah tepat karena berdampak pada kinerja perusahaan.
Hal itu dibuktikan dengan naiknya pendapatan BUMN dari Rp 13 triliun pada tahun 2020 menjadi Rp 61 triliun pada tahun 2021 di masa kepemimpinan Erick.
“Di sela kesibukannya mengurus perusahaan negara, ia juga sangat konsentrasi pada pengembangan generasi muda dan dunia olahraga," paparnya.
“Ingat, kita hanya akan bicara yang benar saja, tanpa gombal apa lagi janji manis. Pahit katakan pahit dan sampaikan kritik yang membangun," tutupnya.
BERITA TERKAIT: