Turnamen yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 27-30 Maret tersebut berstatus FIFA Grade A sehingga setiap hasil pertandingan akan berdampak langsung terhadap perolehan poin ranking Indonesia yang saat ini berada di posisi ke-121 dunia.
“FIFA Series ini memberi tantangan yang benar-benar berbeda bagi Timnas Indonesia," kata Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu 25 Maret 2026.
Di FIFA Series 2026, menurut Erick, Timnas Garuda akan menghadapi tim dari kawasan Karibia dan Eropa dengan karakter permainan yang berbeda.
"Ini kesempatan besar bagi pemain dan juga publik untuk melihat standar sepak bola dunia,” kata Erick.
Erick menjelaskan, keikutsertaan Indonesia sebagai tuan rumah juga memberi keuntungan karena timnas bisa memaksimalkan dukungan suporter sekaligus menghadapi lawan dari kawasan berbeda seperti Karibia dan Eropa.
Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada laga pembuka, Jumat 27 Maret 2026, serta berpotensi menghadapi Bulgaria dalam turnamen tersebut.
BERITA TERKAIT: