Sebanyak 1.000 paket disebar ke Kecamatan Pondokmelati, Bekasi dan 1.000 paket disebar ke Kecamatan Bojongsari, Depok pada bulan ini.
Idris Sandiya sebagai pendiri lembaga sosial ini, mengurai bahwa pandemi belum benar-benar melandai, sehingga pergerakan masyarakat harus dibatasi.
Di sisi yang lain, harga beberapa kebutuhan pokok mulai naik. Seperti minyak, gula, dan kedelai sebagai bahan baku tahu dan tempe.
“Untuk itu, tugas kita semua adalah bersama-sama memberikan uluran tangan bagi masyarakat yang terdampak dan membutuhkan,†ujarnya kepada wartawan,
Bang Idris, sapaan akrabnya, juga mengatakan bahwa pihaknya akan konsisten untuk terus berbagi kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan mengajak kepada semua pihak untuk bersama-sama meringankan beban masyarakat.
“Jika tidak ada halangan, InsyaAllah saya melalui lembaga sosial ini akan terus berusaha meringankan beban masyarakat dalam bentuk pembagian sembako secara rutin setiap bulan sebanyak 2.000 paket. Alhamdulillah program ini sudah berjalan sekitar dua tahun†tuturnya.
Sekretaris Kecamatan Pondokmelati, Namar Naris mengaku senang karena warganya terbantu dengan adanya bantuan sembako dari Idris Sandiya ini. Sebab di situasi seperti saat ini banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan dari pihak-pihak lain, selain bantuan resmi dan pemerintah.
“Sungguh saya selaku pemerintahan kecamatan merasa sangat senang dan sangat terbantu dengan adanya bantuan 1.000 sembako dari Pak Idris ini. Sebab, kami bisa menjangkau lebih masyarakat kurang mampu yang terdampak pandemi di lingkungan kecamatan Pondokmelati ini,†ungkapnya.
BERITA TERKAIT: