Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi mengatakan, pada 2024 nanti Indonesia dihadapkan pada sejumlah masalah yang ditinggalkan oleh Jokowi.
Mulai utang menumpuk, mangkraknya proyek-proyek dengan nilai puluhan triliun rupiah. Hingga banyak proyek yang dibangun dengan anggaran besar, tetapi dijual murah.
"Juga ambisi bangun IKN tanpa pertimbangan matang. Akibatnya dana untuk
recovery ekonomi mau dipakai untuk biayai IKN. Jika ini terjadi akan rawan korupsi," ujar Muslim kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (4/2).
Oleh karena itu, menurut Muslim Arbi, Indonesia ke depan memerlukan pemimpin seperti Firli Bahuri agar dapat menyelesaikan banyak persoalan yang diwariskan Jokowi.
"Dan oleh karenanya, perlu pemimpin atau sosok yang antikorupsi. Saya kira Firli Bahuri bisa ditampilkan baik sebagai capres atau cawapres," pungkas Muslim.
BERITA TERKAIT: