Oleh karenanya, Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia's Democratic Policy, Satyo Purwanto menilai presiden dan wakil presiden ke depan harus berasal dari sosok yang tegas dan antikorupsi agar megaproyek IKN bisa sesuai harapan.
"Tidak berlebihan jika Ketua KPK (Firli Bahuri) saat ini adalah salah satu orang terbaik yang bisa dicalonkan dalam kontestan Pilpres mendatang. Kapasitas, integritas, dan visinya pas untuk mengawal
legacy IKN," kata Satyo Purwanto kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (4/2).
Baginya, integritas dan kapasitas Firli Bahuri dalam penegakan hukum sudah tidak diragukan. Dengan kepemimpinan Firli, maka potensi adanya cawe-cawe megaproyek IKN bisa diminimalisir.
Apalagi, kata Satyo, pembangunan IKN adalah proyek strategis nasional, pada modal dan tempat bertemunya segala kepentingan. Maka dari itu, perlu pengawasan ketat dari seorang yang paham seluk-beluk praktik yang mengarah ke perilaku rasuah.
"Maka, akan sangat penting
legacy tersebut (IKN) dapat terlaksana jika suksesor Jokowi pernah memimpin lembaga pemberantasan korupsi seperti Firli," tutup Satyo.
BERITA TERKAIT: