Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat menerima silaturahmi Ndaru di rumah dinas Gubernur Jawa Tengah di sela tour album Cidro Asmoro ke 20 kota.
Kepada Ganjar Pranowo, Ndaru menjelaskan proses dirinya yang belum terkenal hingga akhirnya menjadi terkenal setelah menjadi penyanyi pop jawa.
Tak hanya menceritakan tentang perjalanan hidupnya, Ndaru juga menceritakan tentang sisi percintaan hingga semua konser yang akan dilakukannya itu.
“Lho
sampeyan keliling promo album ini ke mana-mana sampai ke Papua ya. Mereka juga seneng
to lagu berbahasa Jawa?†tanya Ganjar dikutip dari akun YouTubenya, Minggu (9/1).
Ganjar sendiri mengagumi sosok Ndaru yang memiliki perjalanan karier tak mudah. Menurut Ganjar, kisah Ndaru jadi inspirasi bagi anak muda untuk tidak mudah menyerah meski dalam keterpurukan.
“Inspirasi yang luar biasa yang kalau kamu kesandung-sandung sampai
ngglundung,
ora usah dadi mendung. Soalnya mendung itu belum tentu hujan,†kata Ganjar.
Ndaru mengatakan, penikmat lagu Pop Jawa sudah menyebar ke seluruh Indonesia. Bahkan, di Papua,
merchandise Ndarboy Genk laris manis.
“Bahkan sampai Suriname pak, rencana
tour ini gongnya mau di sana untuk menyapa saudara-saudara kita sekaligus menyambung silaturahmi yang sudah dimulai almarhum Didi Kempot. Tapi situasinya masih begini (pandemi),†ujar Ndaru.
Kepada Ganjar, ia berharap para seniman bisa mendapat wadah guna menampilkan potensi mereka masing-masing.
“Saya pengin momen seperti ini tidak cuma Ndarboy Genk, di luar sana masih banyak seniman yang berpotensi dan punya karya luar biasa. Lewat obrolan seperti ini bisa membuka jalan untuk banyak orang dan rejeki untuk seniman-seniman,†demikian pelantun lagi
Mendung Tanpo Udan ini.
BERITA TERKAIT: