Atas dasar tersebut anggota DPRD Jawa Barat, Tina Wiryawati melakukan pelatihan bagi kepala desa cara pengelolaan sampah melalui wadah Tina Wiryawati Center Peduli Lingkungan (TWCPL).
Legislator dapil Jabar XIII (Kuningan, Ciamis, Banjar dan Pangandaran) ini ingin membangkitkan kesadaran akan kebersihan dan memanfaatkan sampah. Bahkan melalui kegiatan pelatihan pengelolaan sampah, Tina yakin sampah bisa diubah menjadi emas.
"Sampah ini sebenernya dapat dimanfaatkan dan bisa menjadi emas. Apabila, sampah dikelola dengan baik dan dipilah untuk dijadikan pupuk, bahan kerajinan, ataupun untuk budidaya maggot," ujarnya saat memberi materi bertema "Mengubah Sampah Menjadi Emas" di Kuningan, sebagaimana diberitakan
Kantor Berita RMOL Jabar, Minggu (2/1).
Pelatihan pengelolaan sampah, kata Tina, ini tidak hanya dilakukan di Kabupaten Kuningan saja. Ke depannya, akan terus dikembangkan di dapil Jabar XIII.
"Iya mudah-mudahan dengan pelatihan ini. Pemerintahan Desa dapat memanfaatkan limbah sampah dengan bisa menghasilkan emas dari sampah tersebut, sehingga desa dapat lebih mandiri dan maju," tandas politisi Gerindra ini.
Sementara itu, Kepala Desa Karangkamulyan, Kecamatan Ciawigebang, Yayat Supriyatna menyampaikan apresiasi atas diselenggarakan pelatihan pengelolaan sampah.
Ia menerangkan, meskipun tidak direncanakan dan kegiatan ini sangat ditunggu-tunggu untuk peningkatan pengetahuan dalam pengelolaan sampah.
"Meskipun kami 2020 sudah melakukan program untuk tong sampah, namun hal itu belum efektif. Sehingga sampah pun harus dipilah untuk dijadikan bahan-bahan seperti pupuk, ataupun lainnya," ujar Yayat usai kegiatan pelatihan.
Di tempat yang sama, narasumber yang juga Kepala Desa Kertayasa Arief Amarudin menyampaikan, melalui budidaya maggot dengan memilah sampah, seperti pada saat hajatan itu limbah sampahnya sangat bermanfaat.
"Harga-harga maggot sendiri bervariatif, bahkan telornya maggot pun itu bisa dijual. Jadi sampah ini sebenernya bisa dimanfaatkan asalkan ada inovasi untuk penanganannya," ujar Arief.
Pihaknya berharap, di Kabupaten Kuningan ini bisa terbebas dari sampah. Maka, ia mengajak semua pihak untuk saling menjaga lingkungan dan membuang sampah pada tempatnya.
"Insya Allah, kedepan Kuningan bisa bebas sampah," pungkasnya.