Adi Prayitno: Masuk di Berbagai Karakter Pemilih, Sandiaga Uno Potensial Diusung Capres 2024

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Minggu, 12 Desember 2021, 23:40 WIB
Adi Prayitno: Masuk di Berbagai Karakter Pemilih, Sandiaga Uno Potensial Diusung Capres 2024
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno/Net
rmol news logo Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno bisa menjadi ‘paket komplit’ yang potensial diusung sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

“Saya sebut Sandiaga ini paket komplit ‘all in’ gitu, karena dilihat dari berbagai karakteristik pemilih Sandiaga memiliki semuanya. Salah satunya karakteristik Sandi itu dekat dengan umat Islam,” kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno kepada wartawan, Minggu (12/12).

Parameter konkret dari potensi Sandiaga, kata Adi, dia selalu muncul dalam berbagai survei calon presiden. Hal tersebut dikarenakan banyaknya prestasi yang diraih oleh Sandiaga dalam menjalankan kinerja dengan konsisten.

“Misalnya survei Mas Burhan (Direktur Indikator, Burhanuddin Muhtadi), yang memasukkan nama Sandiaga sebagai capres yang elektabilitasnya sudah masuk lima besar. Sandiaga dibandingkan dengan menteri lainnya cukup diperhitungkan dan dianggap layak, serta potensial di 2024,” terangnya.

Pandangan Adi itu diamini peneliti politik LIPI, Wasisto Raharjo Jati mengatakan, saat ini banyak menteri yang berpeluang menjadi capres maupun cawapres di 2024. Di antaranya menteri-menteri yang langsung bersentuhan dengan sektor publik, terutama dalam penanganan pandemi Covid-19.

“Hanya saja mereka mereka belum menunjukkan semacam taji politik atau keinginan lebih apakah mau bermanuver untuk menjadi definitif ke depan. Tapi ada beberapa nama seperti Menparekraf Sandiaga Uno, Menkeu Sri Mulyani, ataupun Mensos Risma,” ujarnya.

Hanya saja, dia menjelaskan, Sandiaga berbeda dengan menteri lainnya. Hal tersebut karena Sandiaga sudah berinvestasi sejak awal dan melakukan tebar pesona dalam hal kebaikan atau positif.

“Tentunya positif bagi para pelaku UMKM dan sektor informal. Karena sektor UMKM dan informal terbesar di Indonesia hampir 60 persen masyarakat ada di sana,” pungkasnya. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA