“Kita menyampaikan kepada Pak Wapres KH Maruf Amin untuk dapat meyakinkan semua pihak agar dana otonomi khusus Aceh dapat diperpanjang,†kata Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk Faisal Ali, di Aceh Besar, Selasa (16/11).
Pernyataan itu disampaikan Faisal Ali usai pertemuan dengan Wapres Maruf Amin di Dayah Mahyal Ulum Al Aziziyah Aceh Besar yang dipimpinnya.
Dana otonomi khusus tersebut, lanjut Faisal, merupakan bagian untuk mempercepat pembangunan di Provinsi Aceh.
“Dalam pertemuan dengan sejumlah ulama kharismatik Aceh tadi kita ikut membicarakan dana otonomi khusus. Pak Wapres sampaikan tadi, akan dibahas terkait Aceh setelah Papua tuntas,†tuturnya.
Dalam pertemuan tersebut Wapres turut didampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian; Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, A. Halim Iskandar; serta Sekda Aceh Taqwallah.
Sedangkan dari kalangan ulama Aceh yang hadir dalam pertemuan tersebut di antaranya Tgk H Hasanoel Bashry bin H Gadeng dan Waled Nuruzzahri.
Kunjungan kerja Wapres ke Aceh di antaranya untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi di Pondok Pesantren Mahyal Ulum Al Aziziyah.
Di lokasi tersebut, Wapres menyaksikan penyerahan secara simbolis Program Kita Jaga Kyai (KJK) kepada 3 perwakilan ustaz.
BERITA TERKAIT: