Salah satu aksi nyata yang dilakukan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno adalah menghadirkan lapangan kerja di sektor ekonomi kreatif bagi para penyandang disabilitas.
Selain memanfaatkan momentum pengendalian corona, Sandi menegaskan bahwa aksi itu dilakukan juga dalam rangka menjalankan amanah UU 8/2016. Di mana UU tersebut memberikan peluang kerja bagi para penyandang disabilitas.
“Untuk mereka kami memiliki program khusus. Program-program yang berpihak kepada masyarakat, untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan," katanya dalam talkshow bertema Covid Melandai Pariwisata Bangkit, Senin (15/11).
Dalam hal ini, Kemenparekraf membeli kerajinan tangan ramah lingkungan yang dihasilkan para difabel. Kerajinan tangan itu nantinya akan digunakan sebagai souvenir para tamu yang akan datang ke Indonesia pada perhelatan G-20 tahun depan.
"Kemarin saya di Desa Wisata Kampung Kopi Rigis Jaya, kita langsung menggelontorkan program pemesanan 600 tas yang dikerjakan oleh temen-temen milenial disabilitas," kata Sandi.
Dengan program tersebut, Menteri Sandi berharap masyarakat, khususnya para difabel, turut kecipratan untung dari kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
"Harapan kita untuk membuka pasar, menambah modal kerja, dan juga jaring pengaman usaha khususnya untuk disabilitas ini bisa menjadi reaktivasi industri pariwisata melalui tindakan atau kebijakan yang betul-betul tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu," tutupnya.
BERITA TERKAIT: