TB Hasanudin: Penunjukan Jenderal Andika Perkasa Calon Tunggal Panglima TNI Pilihan Paling Tepat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/raiza-andini-1'>RAIZA ANDINI</a>
LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Rabu, 03 November 2021, 16:40 WIB
TB Hasanudin: Penunjukan Jenderal Andika Perkasa Calon Tunggal Panglima TNI Pilihan Paling Tepat
Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin/Net
rmol news logo Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin mengapresiasi penunjukan Jenderal Andika Perkasa sebagai calon tunggal Panglima TNI.

Menurut Hasanuddin, penunjukan Jenderal Andika Perkasa sebagai calon panglima TNI sudah memenuhi persyaratan.

Kata TB Hasanudin, dengan ditunjuknya Andika Perkasa sebagai calon tunggal Panglima TNI mengakhiri teka-teki siapa sosok pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto.  

"Menurut hemat saya penunjukkan Jenderal Andika Perkasa sebagai calon panglima TNI sudah memenuhi persyaratan dan merupakan pilihan yang paling tepat," kata TB Hasanuddin, Rabu (3/11).

Hasanuddin mengungkapkan proses selanjutnya adalah fit and proper test atau uji kelayakan yang dilaksanakan oleh Komisi I DPR RI.

Ia menambahkan, keputusan Komisi I DPR nantinya dibawa ke rapat paripurna dan menjadi keputusan DPR. Setelah itu akan diserahkan kembali pada Presiden Joko Widodo.

"Selanjutnya Presiden akan melantik Jenderal Andika Perkasa sebagai panglima TNI, kemudian dilanjutkan dengan serah terima jabatan di lapangan," ungkapnya.

Hasanuddin menyebutkan, proses uji kelayakan ini  mungkin akan dilaksanakan pekan depan. Ia yakin proses uji kelayakan akan berlangsung aman.

"Karena selama ini Jenderal Andika Perkasa adalah mitra yang baik di komisi I," ucap dia.

Ia juga memprediksi dalam uji kelayakan tersebut akan dibahas soal program-program Panglima TNI kedepan, seperti pembangunan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang dilakukan dengan berpedoman pada rencana program minimum essential force (MEF).

Ia juga memprediksi, Jenderal Bintang 4 TNI AD itu akan juga mengulas berbagai upaya meningkatkan displin prajurit, pelatihan dan pendidikan TNI menjadi prajurit profesional.

Dalam pandangan Politisi PDIP itu, Andika akan menjaga TNI tetap sesuai dengan aturan perundang-undangan yakni tak berbisnis dan berpolitik praktis.  

"Keinginan agar Panglima TNI harus mampu meningkatka  kesejahteraan prajurit, termasuk didalamnya membahas situasi di Papua dan situasi aktual seputar Laut China Selatan,” bebernya.

Hasanuddin juga mengucapkan selamat kepada Jendral Andika Perkasa yang menjadi satu-satunya calon Panglima TNI yang dipilih oleh Presiden Joko Widodo.

"Selamat kepada Jenderal Andika Perkasa, semoga amanah dalam jabatan baru sebagai Panglima TNI," tandasnya.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA