Wakil Ketua MPR RI: Telegram Kapolri Bukti Komitmen Jenderal Sigit Hadirkan Polri Humanis

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Selasa, 19 Oktober 2021, 13:17 WIB
Wakil Ketua MPR RI: Telegram Kapolri Bukti Komitmen Jenderal Sigit Hadirkan Polri Humanis
Wakil Ketua MPR RI, Arsul Sani/RMOL
rmol news logo Terbitnya telegram bernomor ST/2162/X/HUK.2.8/2021 menjadi bukti pelaksanaan komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membawa Korps Bhayangkara menjadi lebih humanis saat bertugas di tengah masyarakat.

Begitu dikatakan Wakil Ketua MPR RI, Arsul Sani saat dimintai pandangan terbitnya telegram tertanggal 18 Oktober 2021. Pada telegram tersebut, Kapolri memerintahkan seluruh Kapolda membina anggota agar tidak bersikap arogan dan melakukan kekerasan kepada masyarakat.

"Saat proses fit and proper test Kapolri Pak Sigit, beliau memang sudah menyampaikan sekaligus juga meneguhkan komitmen akan membuat, membawa Polri yang humanis," kata Arsul Sani di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/10).

"Itu kemudian oleh Pak Sigit dituangkan tidak hanya berhenti pada dokumen fit and proper test yang disampaikan beliau kepada kami di Komisi III," sambungnya.

Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini berharap surat telegram tersebut dapat dipatuhi dan dijalankan jajaran Polri dengan memberikan perlindungan, pelayanan, dan pengayom masyarakat.

Terutama untuk melaksanakan restorative justice dan penanganan secara lembut saat pengamanan aksi penyampaian aspirasi di ruang publik atau unjuk rasa.

"Pendekatan peradilan restoratif di dalam proses-proses penegakan hukum dan soft handling atau penanganan yang soft terhadap berbagai unjuk rasa yang dilakukan berbagai elemen masyarakat," pungkasnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA