Hasilnya, hingga Jumat (4/12), masih didapati daerah yang masih kekurangan logistik Pilkada 2020 dengan variasi berbeda.
Mulai dari, kertas suara, bilik suara, sejumlah formulir keperluan pilkada dan perlengkapan alat pelindung diri (APD) yang masih kurang dan belum sampai di daerah masing-masing.
Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Fathikatul Khoiriyah meminta KPU Provinsi dan jajarannya melakukan percepatan distribusi logistik hingga tempat pemungutan suara (TPS) pada H -1.
Selain itu, sejumlah formulir keperluan Pilkada terdapat kekurangan dan belum tiba antara lain formulir C hologram dan berbagai jenis sampul untuk surat suara, alat bantu tunanetra, buku pandu PPK dan KPPS juga daftar pasangan calon.
"Demikian halnya dengan keperluan alat pelindung diri mulai dari thermogun, disinfektan, baju hazmat, dan bilik suara khusus," ujar Fathikatul dikutip
Kantor Berita RMOLLampung, Sabtu (5/12).
Selain mengawasi kebutuhan logistik untuk pemilihan, ia melanjutkan, pihaknya tetap memantau pengawasan menjelang hari-hari terakhir masa kampanye dan menjelang masa tenang pada 6-8 Desember.
BERITA TERKAIT: