Puan Maharani Ajak Wakil Rakyat Dunia Bersatu Atasi Covid-19

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/raiza-andini-1'>RAIZA ANDINI</a>
LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Selasa, 21 April 2020, 11:39 WIB
Puan Maharani Ajak Wakil Rakyat Dunia Bersatu Atasi Covid-19
Ketua DPR RI Puan Maharani/Net
rmol news logo Para anggota parlemen dunia harus bersatu dan bekerja sama dalam menangani pandemi virus corona baru atau Covid-19.

Begitu seruan Ketua DPR RI Puan Maharani saat membuka Diskusi Panel bertajuk Internasional Cooperation To Defeat Covid-19 yang diselenggarakan secara virtual oleh Badan Kerjasama Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Selasa (21/4).

Diskusi panel yang diikuti seluruh parlemen dunia anggota Komite Kerjasama Antar-parlemen ini menghadirkan para pembicara kunci antara lain Sekretaris Eksekutif Komisi Ekonomi dan Sosial PBB Untuk Asia Pasifik (UN ESCAP)  Prof. Dr. Armida Alisjahbana (UN ESCAP) dan Perwakilan WHO Indonesia Dr. Navaratnasamy Paranietharan.

Peserta diskusi panel juga mendengarkan pengalaman Korea Selatan dalam menangani pandemi virus corona yang disampaikan oleh Kim Jin Pyo, Kepala Komite Khusus Coronavirus Majelis Nasional Korea Selatan .

“Kita para wakil rakyat mendapatkan panggilan kemanusiaan untuk menghadirkan solusi yang nyata dalam menangani pandemik Covid-19 beserta dampak sosial ekonominya,” serunya di hadapan petinggi negara-negara sahabat lewat diskusi panel virtual, Selasa (21/4).

Mantan Menteri PMK ini menyatakan panggilan kemanusiaan bangsa-bangsa dalam melawan Covidd-19 bisa dimulai dengan mengaktifkan semangat kekeluargaan bangsa-bangsa seperti semangat yang diutarakan 75 tahun yang lalu oleh Presiden Soekarno.

“Dunia memang sedang menjalani physical distancing, tapi jangan sampai terjadi nations distancing atau antar bangsa menjaga jarak. Justru yang dibutuhkan dunia saat ini adalah nations uniting atau bangsa-bangsa bersatu untuk melawan musuh bersama kita yaitu Covid-19,” tegas cucu Bung Karno ini.

Puan menegaskan bahwa Covid-19 bukanlah persoalan atau tanggung jawab satu atau dua negara saja, melainkan persoalan yang perlu diselesaikan bersama-sama oleh semua masyarakat dunia.

“Dan hari ini kita melihat bahwa lebih dari 200 negara sedang berjuang melawan pandemik virus Covid-19,” papar Puan.

“Mari kita bertukar informasi, data, pengalaman, dan praktik terbaik untuk menghadirkan solusi nyata dalam menyelamatkan rakyat dunia dari virus corona,” tutupnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA