Iwan Sumule: Kajian BIN Bukti Pemerintah Bingung Tangani Covid-19

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Sabtu, 04 April 2020, 11:17 WIB
Iwan Sumule: Kajian BIN Bukti Pemerintah Bingung Tangani Covid-19
Iwan Sumule/Net
rmol news logo Kebijakan pemerintah terkait penanganan virus corona (Covid-19) terutama dalam hal pencegahan belum terlihat maskimal.

"Pemerintah tampak bingung lakukan pencegahan penyebaran Covid-19," kata Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM), Iwan Sumule, Sabtu (4/4).

"Ucapan jubir dibantah. Presiden pun ralat ucapan Darurat Sipil," lanjut dia di akun Twitter miliknya @IwanSumule.

Yang lebih mengkhawatirkan lagi adalah terkait dengan kajian Badan Intelijen Negara (BIN) soal skenario Covid-19 di Indonesia.

"Lebih khawatirkan ketika BIN rilis akan terjadi 100-an ribu kasus Covid-19. Tanda pemerintah tak kerja lakukan 3 T (trace, test dan treat). Iya enggak sih?" ujar Iwan Sumule.

BIN membuat skenario kasus Covid-19 di tanah air. Estimasi jumlah kasus pada akhir Maret kemarin relatif sangat akurat. Estimasi BIN 1.577 kasus, realitanya 1.528 kasus.

Inilah estimasi BIN pada Maret hingga Juli:

Maret: 1.577 kasus
April: 27.307 kasus
Mei: 95.451 kasus
Juni: 105.765 kasus
Juli: 106.287 kasus.

Masih skenario kajian BIN, terdapat 50 kabupaten/kota prioritas dan 100 kabupaten yang memiliki tingkat risiko tinggi dengan 49 persen diantaranya berada di Pulau Jawa. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA