"Kita harapkan ini enggak dipakai, tapi di sini kita siapkan," kata Jokowi usai melakukan peninjauan di RS Darurat Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (1/4).
Meski berharap demikian, Jokowi memastikan bahwa asal-usul dibangunnya RS Darurat Pulau Galang ialah untuk persiapan lonjakan jumlah kasus positif Covid-19 di kemudian hari.
"Semuanya ini kan memang kita rencanakan dan siapkan. Kami berharap tidak terjadi (lonjakan jumlah kasus positif). Tapi paling tidak kita siapkan (RS Darurat Pulau Galang)," ujar Jokowi.
Lebih lanjut, RS Darurat yang memiliki 360 ruang perawatan biasa, dan 20 ruang isolasi ICU dan 40 ruang isolasi non ICU ini, juga bisa dipakai untuk mengkarantina Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang akan kembali ke Tanah Air.
"Kita juga harus tahu bahwa setiap hari ada mobilitas, tenaga kerja Indonesia yang dari Malaysia pulang. Ini yang harus di kontrol, diawasi, dicek. Semoga semuanya dalam keadaan bersih dan tidak membawa corona masuk ke desa," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: