“Saya juga mengamati, dalam merespons dan menangani gejolak ekonomi saat ini, dunia kurang padu dan kurang bekerjasama,†ucap SBY di atas podium.
Presiden keenam RI itu lantas teringat saat dirinya menghadapi krisis global dan mampu melalui itu dengan baik. Krisis yang dimaksud adalah tahun 2008 hingga 2009, di mana SBY kala itu menjabat sebagai presiden.
Awalnya, kata SBY, dunia gagap dan panik, namun dengan cepat para pemimpin dunia segera bersatu dan melakukan aksi bersama.
“Sebagai pelaku sejarah, saya pribadi aktif terlibat di dalamnya. Baik pada tingkat PBB, G-20, APEC, G-8 maupun ASEAN,†terangnya.
Dalam alam pikiran SBY kala itu, pengendalian krisis bisa dilakukan secara global dan akan berimbas pada Indonesia. Tentunya, pemerintah juga harus menjalankan manajemen krisis secara intensif, dengan melibatkan semua pihak.
“Mengapa cerita ini saya ungkap? Dengan koordinasi dan kerjasama yang baikpun, diperlukan waktu 2 tahun untuk keluar dari puncak badai krisis waktu itu. Sebagai warga dunia saya berharap, dalam menghadapi krisis global, bekerja samalah wahai para pemimpin dunia,†ujarnya.
“Selamatkan dunia bersama-sama. Together you can,†demikian SBY.
BERITA TERKAIT: