Begitu pesan Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Din Syamsuddin untuk menangkal sebaran corona yang telah menyebabkan 4.500 orang meninggal dan menjangkit 120 ribu orang di mancanegara.
Di Indonesia, ada 37 kasus positif virus corona yang terjadi, dengan satu kasus meninggal dunia.
Din Syamsuddin turut mengajak kepada keluarga besar bangsa Indonesia, khususnya umat beragama untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT.
“Perbanyak doa memohon perlindungan-Nya, agar tidak menurunkan azab yang melampaui batas kemampuan manusia mengatasinya,†tutur Din kepada wartawan, Kamis (12/3).
Selain berdoa, Din juga menganjurkan untuk melakukan ikhtiar manusiawi melalui pendekatan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mencegah dan mengatasi sebaran Covid-19. Salah satunya dengan memasang alat deteksi dini, khususnya di tempat-tempat umum.
Masyarakat juga perlu melakukan upaya untuk menjaga kesehatan bersama dengan menghindari langkah yang walaupun baik tapi dapat menularkan virus, seperti bersalaman secara tidak higienis.
“Tidaklah mengurangi keakraban jika, untuk sementara waktu, bersalaman tanpa menyentuh tangan,†tuturnya.
Sementara kepada pemerintah, mantan ketua umum PP Muhammadiyah ini mengimbau untuk mengerahkan segala daya dan upaya, seperti membuka sarana pemeriksaan kesehatan baik rumah sakit maupun pusat kesehatan masyarakat lainnya, menyediakan masker pelindung, menyediakan obat pembersih tangan (hand sanitizer), dan mengembangkan pengobatan tradisional dengan memanfaatkan sumber daya nabati yang ada di Nusantara.
“Khusus tentang masker, seyogyanya tidak ada pihak yang boleh mengambil keuntungan dengan menimbun atau menaikkan harga. Dalam keadaan krisis seperti ini, seyogyanya pemerintah dapat menyediakan masker secara gratis kepada warga masyarakat yang sangat memerlukannya,†tutupnya.
BERITA TERKAIT: