Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua MPR, Fadel Muhammad saat kunjungi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan bersama pimpinan MPR lainnya.
Menurut Fadel, kunjungan pimpinan MPR hari ini Senin (9/3) merupakan kunjungan balasan setelah pimpinan KPK sempat mengunjungi MPR.
Selain itu, kunjungannya saat ini merupakan ingin memperkuat kerjasama antara MPR dengan KPK.
"Kita ingin agar ke depan bagaimana ada kerja sama yang baik antara MPR dengan KPK terutama dalam pemberantasan korupsi," ucap Fadel Muhammad kepada wartawan, Senin (9/3) siang.
Tak hanya itu kata Fadel, pimpinan MPR juga ingin mendengarkan keluh kesah dari Firli Bahuri Cs terkait UU KPK 19/2019 yang dinilai menghambat kinerja KPK dalam melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi.
"Karena kita mendengar ada beberapa hambatan-hambatan dari UU yang baru, kita ingin klarifikasi dan mendengar dari mereka," ungkapnya.
Fadel menambahkan, pihaknya juga ingin melihat perkembangan rencana KPK akan membuka jaringan di seluruh daerah di Indonesia.
"Kami ingin melihat perkembangan di daerah-daerah, sampai sekarang KPK kan ingin juga menjangkau daerah, karena ternyata dengan otonomi ini korupsi berpindah dari pusat ke daerah, di pemerintahan daerah, nah kita ingin bicarakan," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: