Namun demikian, pasien berusia 65 tahun itu akan dievaluasi lagi soal positif atau tidaknya virus corona. Hasil evaluasi akan diumumkan oleh Kemenkes.
"Iya benar tadi satu orang meninggal, usia 65 tahun," ujar Direktur RSPI Sulianti Saroso, Mohammad Syahril dalam jumpa pers di kantornya.
Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa kondisi pasien suspect ini memang sudah dalam keadaan yang kurang baik, pada saat dirujuk ke RSPI Sulianti Saroso. Yang bersangkutan merupakan pasien dalam pengawasan setelah kontak dengan anaknya yang baru pulang dari Singapura.
"Kondisinya jelek, pakai ventilator, rujukan dari rumah sakit swasta dan di sana sudah satu minggu, usianya tua dan sudah dimakamkan keluarga," jelas Mohammad Syahril.
Lebih lanjut, Mohammad Syahril menjelaskan, setiap pasien yang diduga suspect corona akan diperiksa dua kali selama dua hari, jika hasilnya negatif pasien akan dipulangkan atau dirawat diruangan biasa sebagaimana standar pasien biasa.
Seandainya hasilnya positif akan diperiksa dua kali lagi sampai sampai benar-benar ada hasil yang pasti.
"Yang positif akan kita rawat di ruang isolasi pasien Corona" tambahnya. (20Fad)
BERITA TERKAIT: