Hal itu disampaikan oleh pengamat politik dari Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah. Menurut Dedi, Indonesia saat ini belum terjadi hal besar yang manjadi alasan Presiden Jokowi jatuh dari jabatannya.
"Prediksi kejatuhan Jokowi terlalu imajinatif, mengingat tidak ada hal besar yang bisa dijadikan alasan," ucap Dedi Kurnia Syah kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (1/3).
Apalagi kata Dedi, Presiden Jokowi saat ini mendapatkan dukungan penuh dari partai politik. Mulai dari parlemen hingga koalisi partai politik.
Walau kondisi ekonomi nasional sedang sulit kata Dedi, prediksi Syahganda dianggap tidak akan terjadi selama koalisi pemerintahan masih solid.
"Terlebih Jokowi didukung kelengkapan politik yang kuat, parlemen dan koalisi Parpol. Kondisi ekonomi semakin sulit benar adanya, tetapi membayangkan kejatuhan Jokowi masih sangat jauh, selama koalisi pemerintah masih solid," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: