BM PAN: Zulkifli Hasan Gagal Dan Tidak Layak Memimpin Lagi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 11 Januari 2020, 15:23 WIB
BM PAN: Zulkifli Hasan Gagal Dan Tidak Layak Memimpin Lagi
Rapat Harian BM PAN/Net
rmol news logo Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) menggelar rapat harian, Jumat kemarin (10/1). Rapat yang digelar di Markas BM PAN Jalan Tebet Timur Dalam Raya, Jakarta Selatan itu bertujuan untuk menentukan sikap jelang Kongres PAN yang akan digelar pada tahun ini.

Dalam rapat itu, BM PAN memilih untuk sejalan dengan saran para senior dan sesepuh partai. Sementara landasan bersikap dalam Kongres PAN didasarkan pada hasil kajian kinerja partai sepanjang tahun 2015-2020 atau saat PAN di bawah kepemimpinan Zulkifli Hasan.

Begitu urai Ketua Umum BM PAN Ahmad Yohan kepada wartawan, Sabtu (11/1). Yohan mengatakan bahwa BM PAN akan sejalan dengan gagasan kaderisasi kepemimpinan partai dari pendiri PAN, Amien Rais.

"Kami tetap tegak lurus bersama Amien Rais, dalam rangka menjaga kehormatan dan cita-cita sosial PAN ke depan," tegasnya.

BM PAN, sambung Yohan, juga menilai perjalanan PAN di bawah Zulkifli Hasan telah gagal. Tolak ukurnya adalah persentase perolehan suara PAN dan perolehan kursi di DPR serta DPRD yang menurun.

Dari sisi persentase, suara PAN menurutn di Pemilu 2019. Dari dari 7,59 menjadi 6,84 persen atau defisit 0,75 persen. Penurunan suara secara persentase ini, bisa dilihat dari capaian perlehan kursi di DPR dan DPRD yang menyusut.

"Seiring penurunan performa kinerja, maka Zulkifli Hasan sudah tak layak memimpin PAN lima tahun ke depan. Selain itu, Zulhas juga tampak gamang dalam memproyeksi PAN lima tahun ke depan," terangnya.

Sebagai labuhan, BM PAN akan memilih pasangan Mulfachri dan Hanafi Rais di Kongres PAN. Pasalnya, pasangan ini mewakili semangat kaderisasi dan kepemimpinan muda di PAN. Keduanya, sambung Yohan, mampu memberikan harapan bagi penguatan partai lima tahun ke depan.

"Paket Mulfachri-Hanafi memiliki proyeksi yang konkret tentang kaderisasi, desentralisasi kebijakan partai, reunifikasi dan konsolidasi organisasi," ujarnya.

"Melalui rapat harian, kami memutuskan mendukung Mulfachri-Hanafi, sebagai pasangan calon ketua umum dan sekretaris jenderal PAN periode 2020-2025," tutup wasekjen PAN itu. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA