Geram, Kemlu Panggil Dubes Negara Pengekspor Sampah Ilegal

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Rabu, 30 Oktober 2019, 17:18 WIB
Geram, Kemlu Panggil Dubes Negara Pengekspor Sampah Ilegal
Jurubicara Kemenlu Teuku Faizasyah/RMOL
rmol news logo Persoalan limbah lintas batas ilegal atau illegal transboundary movement waste masih menjadi isu yang kemungkinan akan diangkat negara-negara anggota ASEAN. Pasalnya, pengiriman sampah ke negara-negara Asia Tenggara dari negara lain masih sering terjadi.

Sebagai salah satu negara tujuan ekspor sampah, Indonesia mengaku telah bertindak tegas dalam menangani persoalan ini. Hal ini terlihat dalam kesepakatan penolakan impor sampah berbahaya yang dihasilkan dalam pertemuan ASEAN tingkat menteri Agustus lalu.

Presiden Joko Widodo bahkan telah menginstruksikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi untuk memanggil para duta besar negara-negara asal kontainer sampah ilegal.

"Sesuai dengan instruksi Presiden, Menlu telah menginstruksikan beberapa pejabat untuk memanggil duta besar-duta besar negara asal kontainer tersebut. Sudah dipanggil dan sudah ada komitmen bersama," ujar Jurubicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah kepada wartawan di Kemenlu, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Rabu (30/10).

Hal ini menjadi ketegasan Indonesia untuk meminta pertanggungjawaban negara pengimpor yang seharusnya memastikan sampah tersebut tidak mengandung materi berbahaya ketika berangkat dari pelabuhan.

Meski demikian, ia menyebut daftar negara-negara pengekspor sampah ke Indonesia berada di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Kementerian Perdagangan lantaran bersifat sensitif.

Akan tetapi, ia memandang perlu adanya publikasi jika memang negara-negara tersebut tak kooperatif.

"Jika tidak ada langkah kooperatif maka maka pemerintah akan mengingatkan kembali dan memberikan peringatan. Sudah sepatutnnya untuk menyebutkan nama (negara) dari pihak kita. Importir juga harus bertanggung jawab," tegasnya.

Adapun negara-negara yang gemar mengekspor sampahnya ke Indonesia antara lain Amerika Serikat, Australia, Belgia, Prancis, Jerman, Selandia Baru, Hong Kong, Inggris, dan beberapa negara lainnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA