"Pertama beliau meminta saya bergabung di Kabinet Kerja II. Mengenai posisinya apa, saya tidak tahu. Beliau cerita tentang keamanan, bidang pendidikan, pembangunan sumber daya manusia. Hingga saya sulit menebak saya kemana," ujarnya kepada wartawan di halaman Istana Negara, Jakarta.
Sementara ketika ditanyai perihal hubungannya dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Fachrul mengaku hubungannya baik-baik saja. Menurutnya, hubungannya dengan Prabowo tidak akan mengganggu masalah pekerjaan di kemudian hari.
"Di dalam suatu sistem yang terbangun dengan baik masalah kedinasan masalah prbadi tidak terganggu sama sekali," tambahnya.
Bahkan Fachrul mengungkapkan ketika bertemu dengan Prabowo, mereka berpelukan, tertawa, dan makan bersama.
Setelah itu, Fachrul mengatakan tidak aneh bila Prabowo nantinya akan menjadi menteri di bidang pertahanan mengingat latar belakangnya adalah tentara.
Prabowo sendiri sudah hadir di Istana pada Senin kemarin (21/10) bersama dengan Edhy Prabowo.
BERITA TERKAIT: