Komnas HAM Keliling Rumah Sakit, Cek Korban Demo DPR

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/jamaludin-akmal-1'>JAMALUDIN AKMAL</a>
LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL
  • Rabu, 25 September 2019, 14:43 WIB
Komnas HAM Keliling Rumah Sakit, Cek Korban Demo DPR
Komisioner Komnas HAM, Amiruddin Al Rahab/RMOL
Kecil Besar
rmol news logo Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengunjungi korban mahasiswa yang aksi di depan Gedung MPR/DPR RI yang sedang dirawat di beberapa Rumah Sakit di Jakarta.

Komisioner Komnas HAM, Amiruddin Al Rahab mengatakan, sejauh ini dirinya telah mengunjungi dua rumah sakit, yakni Rumah Sakit Pelni dan Rumah Sakit Pusat Pertamina.

"Tentu kami dari Komnas HAM untuk hari ini langsung datang ke rumah sakit ini untuk memastikan kondisi mereka atau adik-adik kita, mahasiswa yang menjadi korban ini kondisinya seperti apa?" ujar Amiruddin kepada wartawan di RSPP, Jakarta Selatan, Rabu (25/9).

"Tadi saya ke RS Pelni dan sekarang di RSPP kita melihat ada tiga yang dirawat dengan kondisi yang sebetulnya butuh penanganan lebih lanjut. Kita berharap semua tertangani dengan baik," lanjutnya.

Amiruddin mengaku telah bertemu dan berbincang dengan mahasiswa yang sedang dirawat di RSPP.

"Iya langsung ketemu. Kalau yang di sini (RSPP) tidak ada yang disampaikan, karena masih pusing-pusing mungkin ya. Tapi mengatakan bahwa ada yang terjatuh waktu lari, tiba-tiba kepalanya kena sesuatu, dia gak tau karena apa tiba-tiba sudah luka. Itu yang disampaikan dari yang tiga dirawat di sini," paparnya.

Selain di Jakarta, Komnas HAM kata Amiruddin juga melakukan pengecekan korban mahasiswa di berbagai daerah, seperti Medan.

"Ya yang di tempat lain juga kita perhatikan, salah satu komisioner Komnas HAM juga ada di Medan saya minta perhatikan dan komunikasi dengan pihak Polda di Sumut, di Palembang juga kita perhatikan juga, kita kumpulkan informasi," katanya.

Hingga saat ini, lanjut Amiruddin, belum ada dari mahasiswa atau keluarganya yang membuat laporan ke Komnas HAM. Dia berharap untuk para korban agar mengadukan ke Komnas HAM agar ditindaklanjuti.

"Saya harap kalau ada keluarga, saudara yang merasa ada kekerasan bisa mengadu ke Komnas HAM untuk ditindaklanjuti," pungkasnya. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA