"Saya baru dapat kabar tadi malam bahwa ada dari adik-adik saya pemuda pancasila dan persatuan mahasiwa dan pelajar juga terluka karena aksi tadi malam," ujar Bamsoet di depan Lobi RS Pelni, Rabu (25/9).
Bamsoet juga mengatakan bahwa dirinya ingin melihat langsung sejauh mana luka yang diderita korban. Dia juga mengingatkan semua pihak untuk menahan diri. Saling bekerja sama dalam menangani aksi para mahasiswa.
Karena seyogyanya, menurut Bamsoet, para mahasiwa yang datang ke DPR adalah untuk menyampaikan aspirasi.
"Kapan pun saya siap menerima aduan. Tapi jangan menimbulkan anarki. Apa lagi terprovokasi oleh pihak tidak bertanggung jawab, " lanjut Bamsoet.
Selain itu Bamsoet juga meminta dukungan dari semua pihak untuk saling mengontrol anggotanya. Pun mengingatkan seluruh anggota baik mahasiwa maupun aparat keamanan jangan ikut terprovokasi.
"Saya minta adik-adik (mahasiswa) juga jangan terprovokasi orang lain yang memanfaatkan demo ini untuk hal-hal anarkis," tegasnya.
Diketahui demo di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI yang dilakukan para mahasiswa untuk menolak RKUHP berujung bentrok. Akibatnya ada banyak korban dari mahasiwa yang langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.
BERITA TERKAIT: