"Kita belum bisa menyampaikan karena sampai sekarang para korban masih terus berdatangan, biarkan nanti pimpinan aja yang bicara," kata seorang pegawai Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSAL bernama Roy, Selasa (24/9).
Dari pantauan
Kantor Berita Politik RMOL sampai pukul 00:27 WIB Rabu (25/9) dini hari ini, sejumlah ambulance dari berbagai rumah sakit dan juga elemen mulai dari PMI dan Kepolisian masih terus mengantarkan korban.
Para mahasiswa kebanyakan pingsan akibat semprotan gas air mata. Rata-rata korban terkena gas air mata di kawasan Semanggi.
Hingga saat ini belum ada laporan korban yang mengalami kritis, beberapa mahasiswa hanya mengalami kepala bocor karena batu.
Diluar IGD pun para mahasiswa dan kerabat masih terus menunggu informasi apakah korban akan dirawat inap atau hanya rawat jalan.
Terkait data korban pihak rumah sakit lagi-lagi belum bisa memberikan keterangan karena bersifat pribadi.
"Nanti saja (keterangannya), dari pimpinan," pungkas Roy.
BERITA TERKAIT: