Tak sekadar ajang olahraga,
event yang mengambil rute dari kawasan Jalan Ida Bagus Mantra hingga Pantai Purnama ini terbukti ampuh menggerakkan urat nadi ekonomi masyarakat lokal hingga menggalang misi kemanusiaan.
Ketua Race Management Kemala Run 2026, Brigjen Pol Sambodo Purnomo Yogo menyatakan rasa syukur atas kelancaran acara yang diikuti oleh sekitar 11.000 peserta tersebut.
Para pelari tersebar di berbagai kategori, mulai dari
half marathon, 10 kilometer, hingga 5 kilometer. Brigjen Sambodo menyebut seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar sesuai rencana dengan antusiasme yang luar biasa.
"
Alhamdulillah hari ini pelaksanaan Kemala Run 2026 berjalan lancar. Hampir seluruh peserta sudah memasuki area
finish. Melihat animo yang luar biasa ini, mudah-mudahan acara seperti ini bisa kita laksanakan setiap tahun," ujar Brigjen Sambodo.
Kehadiran ribuan pelari dari berbagai penjuru tanah air ini nyatanya menjadi stimulus vital bagi pertumbuhan ekonomi Bali yang saat ini berada di angka 5,82 persen (
year on year), atau lebih tinggi dari rata-rata nasional.
Pengamat Ekonomi dari Universitas Udayana, I Gede Nandya Oktora Panasea, menilai ketergantungan ekonomi Bali pada mobilitas manusia menjadikan
event ini sebagai mesin penggerak konsumsi di sektor akomodasi, perdagangan, dan transportasi.
Nandya memprediksi potensi perputaran uang selama acara ini berlangsung sangat fantastis. Dengan asumsi rata-rata pengeluaran peserta luar daerah sebesar Rp10 juta per orang, maka dengan skenario optimistis, perputaran ekonomi diperkirakan menembus angka Rp110 miliar hingga Rp140 miliar.
Menurutnya, hal ini menjadi bukti nyata bagaimana olahraga bisa berdampak langsung pada kesejahteraan daerah.
Guna memastikan dampak ekonomi tidak hanya terkonsentrasi pada sektor besar, panitia melibatkan puluhan UMKM lokal di area acara. Sambodo menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat, mulai dari personel gabungan TNI-Polri, pemerintah daerah, hingga Pecalang, berjalan sinergis dengan para pelaku usaha kecil yang juga bertugas memberikan semangat kepada para pelari.
Tak berhenti di sisi ekonomi, Wondr Kemala Run 2026 juga menyisipkan misi kemanusiaan melalui penggalangan donasi dan lelang lukisan karya anak-anak berkebutuhan khusus (ABK). Dana yang terkumpul dari aksi sosial tersebut direncanakan akan disalurkan untuk membantu daerah-daerah yang terdampak bencana alam.
"Nanti semua dana yang terkumpul akan kita berikan bantuan kepada daerah yang terdampak bencana kemarin, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Jawa Barat," pungkas Sambodo.
BERITA TERKAIT: