Sejumlah nama dari kalangan internal maupun eksternal mulai dimunculkan. Mereka dari kalangan eksternal di antaranya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, mantan calon wakil presiden Sandiaga Uno, dan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.
Menanggapi kemunculan itu, pakar komunikasi politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio mengingatkan bahwa PAN selama ini dicitrakan sebagai kepanjangan tangan dari wadah politik Muhammadiyah.
Artinya, pemimpin PAN yang muncul harus mereka yang memiliki kedekatan emosional dengan Muhammadiyah.
“PAN kan dicitrakan terafiliasi Muhammadiyah. Nah sekarang apakah tiga nama tadi disetujui Muhammadiyah,†ujarnya kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (28/8).
Sementara dalam pandangan Hensat, sapaan akrabnya, baik Gatot, Anies, dan Sandi, sama-sama terhubung dengan PAN dalam momentum pilpres.
Sedang hubungan ketiganya dengan Muhammadiyah belum telalu terlihat di permukaan publik.
“Yang penting kan penerimaan tiga nama itu di PAN dan Muhammadiyah,†tutupnya.
BERITA TERKAIT: