"Pak Presiden yang terhormat, tolong segera menyediakan anggaran darurat untuk turunkan petugas kesehatan melakukan pendampingan kepada seluruh KPPS hingga selesai penghitungan suara berlangsung," kata Wakil Ketua Komisi II DPR, Mardani Ali Sera di Jakarta, Minggu (5/5).
Lebih jauh, politisi PKS ini mengatakan bahwa harus ada tindakan konkrit dari presiden agar tidak terus menambah daftar pengawal demokrasi yang gugur.
"Tidak cukup dengan berucap berduka cita, Saya mendesak segera minta anggaran darurat melalui Menteri Keuangan (Menkeu) dan koordinasi dengan Menteri Kesehatan (Menkes) untuk menerjunkan tenaga kesehatan," ujarnya.
Pria kelahiran Betawi ini mengingatkan, sebentar lagi bulan Ramadhan, jadi ada kemungkinan bisa lebih banyak korban lagi bila tidak ada tindakan preventif walaupun sedikit terlambat.
"Saya berharap tidak ada lagi korban KPPS yang meninggal ataupun sakit dan bisa menjalankan ibadah bulan sekaligus menjalankan tugas di lokasi lokasi perhitugan suara," pungkas Mardani.
Jumlah petugas KPPS yang meninggal dunia bertambah 16 orang, sedangkan sakit bertambah 120. Pertambahan ini terhitung sejak (3/5) malam.
Berikut rincian data petugas KPPS pemilu 2019 yang meninggal dunia:
Jawa Barat (111 orang)
Jawa Tengah (62)
Jawa Timur (39)
Banten (23)
Lampung (19)
Sumatera Utara (14)
D.I.Y Yogyakarta (11)
DKI Jakarta (22)
Kalimantan Barat (10)
Nusa Tenggara Timur (10)
Riau (12)
Sumatera Selatan (22)
Aceh (7)
Bengkulu (7)
Sulawesi Utara (7)
Kalimantan Timur (7)
Kalimantan Selatan (8)
Papua (6)
Sulawesi Selatan (5)
Jambi (5)
Nusa Tenggara Barat (4)
Kalimantan Tengah (3)
Kepulauan Riau (3)
Sumatera Barat (3)
Maluku (3)
Bali (2)
Sulawesi Tengah (1)
Sulawesi Tenggara (1)
Sulawesi Barat (12)
Kalimantan Utara (1)
BERITA TERKAIT: