Gelombang pengawasan yang dilakukan secara suka rela oleh masyarakat ini timbul karena banyaknya isu kecurangan yang diduga dilakukan oleh penyelenggara pemilu.
Bahkan tak hanya masyarakat, kecurangan pemilu juga diakui oleh lembaga pengawas pemilu sekelas Bawaslu.
Atas dasar itu, Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Mardani Ali Sera menlai perlu ada pembenahan yang dilakukan penyelenggara pemilu.
"Harus ada pembenahan dan perbaikan agar tercipta jurdil. Belum terlambat, masih ada waktu untuk usut," kata Mardani di akun Twitternya, Selasa (23/4).
Dari informasi yang masuk kepadanya, Bawaslu menemukan banyak kecurangan pemilu, seperti di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
"Saksi-saksi dan masyarakat juga menemukan banyak sekali pelanggaran pemilu. BPN juga menemukan ribuan kecurangan," tandasnya.
BERITA TERKAIT: