"BPN punya kepedulian yang tinggi agar Pemilu Serentak 2019 terselenggara dengan adil dan berkualitas. Ini untuk kepentingan negara dan juga kepentingan rakyat Indonesia," kata Direktur Media dan Komunikasi BPN Hashim Djojohadikusumo di Hotel Ayana, Jakarta, Senin (1/4).
Dia mengatakan, masalah DPT merupakan hal serius karena masih ada dugaan jutaan data invalid. Tentunya akan membuat pemilu menjadi berpotensi memiliki masalah.
Itu sebabnya, BPN dan semua pihak sangat berharap berbagai persoalan tersebut bisa diatasi khususnya oleh KPU sebagai penyelenggara pemilu.
"Dari semua masalah tersebut berapa banyak persoalan yang bisa teratasi dan apakah yang bermasalah tersebut sudah dicoret dari DPT sehingga ada perbaikan DPT. Atau apa langkah kongkrit KPU menyelesaikan masalah masalah tersebut," jelas Hashim.
Ditakutkan bila masih terdapat dugaan potensi kecurangan dapat membuat pemilu kurang berkualitas.
"Misalnya usia yang di bawah 17 tahun, perlu diverifikasi di lapangan dan usia 90 tahun ke atas juga perlu dilakukan banyak sampling terhadap persoalan di atas. Semua persoalan ini juga perlu dilaporkan secara terbuka kepada partai peserta pemilu agar kelak sebelum pemilu serentak terjadi berbagai persoalan ini bisa diselesaikan oleh pihak pihak terkait," demikian Hashim.
BERITA TERKAIT: