Kendati demikian, angka pada bulan Maret 2019 tersebut terdapat penurunan signifikan paslon 01 sementara paslon 02 cenderung naik dari Oktober 2018.
Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso tetap tidak menggubris hasil survei tersebut. Dan dia meyakini bahwa survei tersebut tidak memberikan pengaruh apa-apa.
"Ada banyak lembaga survei yang sudah terpetakan menjadi "tim hore". Jadi kita menyikapinya biasa-biasa saja, enggak ngaruh," ucap Priyo kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (20/3).
Dia mengklaim pihaknya sudah memiliki survei sendiri yang hasilnya lebih menggembirakan buat pasangan kubu 02.
"Kita sendiri punya rujukan dan survei tersendiri yang menggembirakan. Akan ada angin perubahan dan tidak bisa dibendung," tegas Priyo.
Sekjen Partai Berkarya itu memang membenarkan ada trend 01 yang menurun. Sebaliknya trend 02 terus menaik dari waktu ke waktu.
"Ada 3 persen yang hijrah ke 02 dan ada 1,4 persen yang baru menentukan pilihan ke 02 juga," tandas Priyo.
BERITA TERKAIT: