Sangat Pantas Jokowi Jadi Bapak Pembangunan Bangsa

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/adityo-nugroho-1'>ADITYO NUGROHO</a>
LAPORAN: ADITYO NUGROHO
  • Rabu, 20 Maret 2019, 05:50 WIB
Sangat Pantas Jokowi Jadi Bapak Pembangunan Bangsa
Nihayatul Wafiroh/RMOL
rmol news logo . Presiden Joko Widodo dinilai sangat pentas dinobatkan sebagai 'Bapak Pembangunan Desa'. Pasalnya, jasa-jasa Jokowi terhadap pembangunan desa selama ia berkuasa sangat bisa dirasakan.

"Sangat wajar karena perhatian pemerintah Jokowi terhadap desa sangat luar biasa," kata politisi PKB Nihayatul Wafiroh saat ditemui Kantor Berita Politik RMOL di komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (19/3).

Dia mengatakan rencana pemberian kepada Jokowi di acara silaturahmi nasional para kepala desa sangat tepat lantaran di era pemerintahan sebelumnya, desa kerap terpinggirkan dan luput dari perhatian.

"Kalau dulu kan yang diuplek-uplek hanya kelurahan, desa tidak mendapatkan perhatian. Sekarang desa mendapatkan perhatian akses yang luar biasa," beber anggota DPR Komisi II ini.

Di era Jokowi juga, katanya, pembagunan desa terjadi denan pesat dan kesejahteraan masyarakat desa meningkat drastis.

"Desa memiliki dana desa yang besar untuk pembangunan yang terus meningkat dari tahun ke tahun," pungkasnya.

Permintaan penobatan gelar 'Bapak Pembangunan Desa' kepada Presiden Jokowi disampaikan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Hal itu disampaikan merespon surat rencana kegiatan silatnas yang dikirim DPP Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi), DPP Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Papdesi), serta Badan Koordinasi Nasional Pembangunan, Pemerintahan, Pemberdayaan Kemasyarakatan Desa (Bakornas P3KD) kepada Mendagri.

Silaturahmi direncanakan berlangsung pada 30 Maret 2019 di Stadion Gelora Bung Karno, kemudian dalam catatan diubah menjadi 2 April 2019 untuk menyesuaikan jadwal Jokowi. Undangan bagi kepala desa untuk menghadiri pemberian gelar 'Bapak Pembangunan Desa' viral di dunia maya. Dalam undangan tersebut kepala desa dimintai biaya Rp 3 juta.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA