Kunjungan ke Yordania sekarang adalah yang keempat dalam dua tahun terakhir. Dalam kesempatan ini membahas sejumlah isu antara lain perdagangan, investasi dan people to people contact.
Menlu Retno pun menemui Menteri Luar Negeri Yordania, Ayman Safadi, di Amman, Selasa (5/3).
Kunjungan ini menunjukan bahwa hubungan dua negara sangat baik, bahkan hingga saat ini tidak ada isu yang dapat memberatkan hubungan bilateral keduanya. Hal ini jadi dasar kuat untuk terus meningkatkan kerja sama khususnya di bidang ekonomi.
"Peluang kerja sama ekonomi kedua negara terbuka lebar, kita harus terus dorong interaksi antar pengusaha untuk memanfaatkan peluang yang ada,†ungkap Menlu Retno dalam keterangan pers yang diterima wartawan di Jakarta, Rabu (6/3).
Dalam bidang perdagangan, Menlu Retno mencatat pertumbuhan dengan nilai perdagangan tahun 2018 mencapai US$ 299,52 juta, atau meningkat 2 persen dibandingkan 2017.
Sementara di bidang investasi, juga terjadi peningkatan investasi Yordania ke Indonesia yang mencapai lebih dari 50 persen dengan nilai investasi mencapai US$ 3,8 juta pada 2018.
Dalam sektor kunjungan wisata, jumlah turis Indonesia ke Yordania terus meningkat, kini mencapai sekitar 40.000 orang per tahun.
Saat ini Indonesia terus melakukan promosi untuk menarik turis Yordania ke Indonesia agar mengimbangi jumlah turis yang datang dari Indonesia.
BERITA TERKAIT: