Akun Facebook Ditutup, Abu Janda Dapat Keuntungan Popularitas

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/adityo-nugroho-1'>ADITYO NUGROHO</a>
LAPORAN: ADITYO NUGROHO
  • Minggu, 10 Februari 2019, 15:28 WIB
Akun Facebook Ditutup, Abu Janda Dapat Keuntungan Popularitas
Permadi Arya Melaporkan Facebook/Net
rmol news logo Polemik penutupan akun Facebook milik Permadi Arya atau Abu Janda tak perlu dibesarkan jelang Pilpres 2019 ini.

Pasalnya, Abu Janda mendapatkan keuntungan secara popularitas dari penutupan akun Facebook pribadinya.

“Bagi saya isu ini jangan terlalu dibesarkan yang untung Abu Janda. Kecuali dia bagian dari pemenangan salah satu capres bisa saja dipersoalkan,” kata pengamat politik dari Indonesian Public Institute (IPI) Jerry Massie kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (10/2).

Menurut dia, terlepas hal ini merupakan bentuk kesengajaan atau bukan, yang pasti isu ini bisa menutup isu-isu besar lainnya jelang Pilpres 2019.

“Ini menutup isu-isu yang besar di peredaran. Apakah ini diretas atau memang suatu kesengajaan maka harus ada pakar telematika yang bisa membuktikannya,” imbuh Jerry.

Sebelumnya memang Abu Janda menuntut balik Facebook sebesar Rp 1 triliun karena sudah merusak nama baiknya. Jerry menyebut tuntutan itu sudah berlebihan dan ada aktor yang sengaja memainkan isu ini.

“Bagi saya ini bagian dari permainan politik. Jadi ada produser, sutradara dan pemain. Bagi saya tuntutan Abu Janda terlalu berlebihan. Memang kalau benar pihak FB menutup akunnya lantaran diduga keterlibatan perlu pembuktian dari manajemen mereka,” pungkasnya. [hta]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA